Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Dalam pribadi manusia, baik yang jasmaniah maupun yang rohaniah, terdapat dua bagian yang berbeda sebagai kondisi yang menjadikan pribadi manusia berubah menuju ke arah kesempurnaan. Adapun dua bagian kondisi pribadi manusia itu  meliputi: (1) Bagian pribadi materil yang kuantitatif dan (2) Bagian pribadi fungsional yang kualitatif.
Kenyataan itulah yang melahirkan perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan. Bagian pribadi materiil yang kuantitatif mengalami pertumbuhan, sedangkah bagian pribadi fungsional yang kualitatif mengalami perkembangan.
Pertumbuhan adalah sebagai kuantitatif pada materiil pribadi sebagai akibat  dari adanya pengaruh  lingkungan. Materiil pribadi seperti: sel, kromosom, butir darah, rambut, lemak, tulang, adalah tidak dapat di katakana berkembang melainkan bertumbuh/tumbuh. Struktur konsep tersebut di atas sesungguhnya masih perlu diterangkan atau dijabarkan lebih lanjut, tetapi adalah bukan maksud kami dalam buku ini untuk mengupas hal tersebut secara lebih mendetail. Pertumbuhan dinyatakan dalam bentuk perubahan yang terjadi bagian-bagian materil, akan tetapi pertumbuhan itu sendiri mempunyai sifat kesatuan dan keumuman dalam hal ini suatu organisme.




Blog, Updated at: 23.07

Perkembangan dan Penggunaan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia

Pendidikan adalah usaha sabar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Pada hakekatnya pembelajaran bahasa, khususnya bagi bahasa Indonesia yaitu belajar berkomunikasi dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa untuk berkomunikasi secara lisan dan tertulis serta untuk mengembangkan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia dalam segala fungsinya yaitu sebagai sarana berpikir atau bernalar.
Di lembaga pendidikan yang bersifat formal seperti sekolah,  keberhasilan pendidikan dapat dilihat dari hasil belajar siswa dalam prestasi belajarnya.  Kualitas dan keberhasilan belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru memilih dan menggunakan metode pengajaran. Kenyataan dilapangan,  khususnya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia,  kegiatan pembelajarannya masih dilakukan secara klasikal.





Blog, Updated at: 23.01

Masyarakat Madani dan perkembanganya

Wacana masyarakat madani yang sudah menjadi arus utama dewasa ini, baik di lingkungan masyarakat, pemerintah, dan akademisi, telah mendorong berbagai kalangan untuk memikirkan bagaimana perkembangan sektor-sektor kehidupan di Indonesia yang sedang dilanda reformasi itu dapat diarahkan kepada konsep masyarakat madani sebagai acuan baru. Dalam perkembangan wacana tersebut bidang ekonomi agaknya belum mendapatkan perhatian. Di bidang ini, yang masih menjadi acuan utama adalah konsep demokrasi ekonomi,
Ekonomi Pancasila, dan akhir-akhir ini, ekonomi rakyat. Pertanyaannya adalah, apa kaitan konsep ekonomi madani dengan konsep-konsep yang juga masih ramai diperbincangkan itu? Salah satu masalah yang timbul dalam wacana baru tersebut adalah bahwa konsep masyarakat madani itu sendiri dewasa ini masih berada dalam proses pencarian.





Blog, Updated at: 22.52

Membahas tentang Pembawaan dan Lingkungan

Setiap individu yang lahir ke dunia dengan suatu hereditas tertentu. Ini berarti, bahwa karakteristik individu diperoleh melalui pewarisan/pemindahan dari cairan-cairan “germinal”dari pihak orang tuanya. Disamping itu, individu tumbuh dan berkembang tidak lepas dari lingkunganya, baik lingkungan fisis, psikologis, maupun lingkungan sosial. Setiap pertumbuhan dan perkembangan yang kompleks merupakan hasil interaksi dari hereditas dan lingkungan. Agar kita dapat mengerti dan mengontrol perkembangan tingkah laku manusia, kita hendaknya mengetahui hakikat dan peran dair masing-masing(Hereditas dan lingkungan).
Warisan atau keturunan yang dibawa anak sejak dari kandungan sebagian besar berasal dari kedua orang tuanya dan selebihnya berasal dari nenek moyangnya dari kedua belah pihak (ibu dan ayahnya).
Secara fisiologis, lingkungan meliputi segala kondisi dan material jasmaniah di dalam tubuh seperti gizi, vitamin, air, zat asam, suhu, system saraf, peredaran darah, pernapasan, pencernaan makanan, kelenjar-kelenjar indoktrin, sel-sel pertumbuhan dan kesehatan jasmani.
Secara Psikologis,lingkungan mencakup segenap stimulus yang diterima oleh individu mulai sejak dalam konsesi, kelahiran sampai matinya. Besar kecilnya pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan dan perkembanganya bergantung kepada keadaan lingkungan anak itu sendiri serta jasmani dan rohaninya.






Blog, Updated at: 22.45

Bahtsul Masail dan Istinbat Hukum Nahdlatul Ulama (NU)

NU sebagai jam’iyah sekaligus gerakan diniyah Islamiyah dan ijtima’iyah, sejak berdirinya telah menjadikan faham ahlussunnah wal jama’ah sebagai basis teologi (dasar beraqidah) dan menganut dari salah satu dari empat madzhab : Hanafi, Maliki, Syafi’I dan Hambali sebagai pandangan dalam berfiqh. Dengan mengikuti empat madzhab fiqh ini, menunjukkan elestisitas dan fleksibelitas sekaligus memungkinkan bagi NU untuk beralih madzhab secara total atau dalam beberapa hal yang dipandang sebagai kebutuhan (hajah) meskipun kenyataannya dalam keseharian para ulama NU menggunakan fiqh Indonesia yang bersumber dari madzhab Syafi’i. Hampir dapat dipastikan bahwa fatwa, petunjuk dan keputusan hukum yang diberikan oleh ulama NU dan kalangan pesantren selalu bersumber dari madzhab Syafi’i.
    Dengan menganut salah satu dari empat madzhab dalam fiqh, NU sejak berdirinya memang selalu mengambil sikap dasar untuk bermadzhab. Sikap ini secara konsekuen ditindak lanjuti dengan upaya pengambilan hukum fiqh dari referensi dari kitab-kitab fiqh yang umumnya dikerangkakan secara sisetematik dari beberapa komponen: ibadah, mu’amalah, munaqahah (mnhukum keluarga), jinayah/qadha’ (pidana/peradilan). Dalam hal ini para ulama NU dan forum bahstul masail mengarahkan orentitasnya pada pengambilan hukum kepada pendapat para mujtahid yang muthlaq maupun muntashib. Bila kebetulan ditemukan pendapat yang telah ada nashnya, maka qaul itulah yang dipegangi, kalau tidak ditemukan maka akan beralih ke pendapat hasil takhrij. Bila terjadi khilaf (perbedaan) maka diambil yang paling kuat sesuai pentarjihan ahli tarjih. Mereka juga sering mengambil keputusan sepakat dalam khilaf, akan tetapi mengambil sikap dalam menentukan pilihan sesuai dengan situasi kebutuhan hajiyah tahsiniyah (kebutuhan sekunder maupun dharuriyah (kebutuhan primer).
    Dari segi historis maupun operasionalitas, bahstul masail NU merupakan forum yang sangat dinamis, demoktratis dan berwawasan luas. Dikatakan dinamis sebab persoalan (masail) yang digarap selalu mengikuti perkembangan hukum di masyarakat. Demokratis karena forum tersebut tidak ada perbedaan antara kiyai, santri yang tua maupun yang muda. Pendapat siapapun yang paling kuat itulah yang diambil. Dikatakan berwawasan luas sebab dalam bahstul masail tidak ada dominasi madzhab dan selalu sepakat dalam khilaf.






Blog, Updated at: 22.36

Nilai Filsafat Ekonomi Islam

Islam adalah agama yang universal dan komprehensif. Universal berarti bahwa Islam diperuntukkan bagi seluruh ummat manusia di muka bumi dan dapat diterapkan dalam setiap waktu dan tempat sampai akhir zaman. Komprehensif artinya bahwa Islam mempunyai ajaran yang lengkap dan sempurna (syumul). Kesempurnaan ajaran Islam,  dikarenakan Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, tidak saja aspek spiritual (ibadah murni), tetapi juga aspek mu’amalah yang meliputi ekonomi, sosial, politik, hukum, dan sebagainya.
Al-Qur’an secara tegas mendeklarasikan kesempurnaan Islam tersebut.  Ini dapat dilihat dalam beberapa ayat, seperti pada surat Al An’am ayat 38, “Sedikitpun  tidak kami lupakan di dalam kitab suci Al-Qur’an (QS. 6:38); surat Al-Maidah ayat 3 “Pada  hari ini Kusempurnakan bagi kamu agamamu dan Kusempurnakan bagi kamu nikmatKu dan Aku ridho  Islam itu sebagai agama kamu”. Dalam ayat lainnya Allah berfirman, “Kami menurunkan Al-Qur’an untuk menjelaskan  segala sesuatu” (QS.16:89).
Kesempurnaan Islam ini tidak saja disebutkan dalam Al Quran, namun juga dapat dirasakan baik itu oleh para ulama dan intelektual muslim sampai kepada non muslim.  Seorang orientalis paling terkemuka bernama H.A.R Gibb mengatakan, “Islam is  much more than a system of theologi its a complete civilization” (Islam bukan sekedar sistem theologi, tetapi merupakan suatu peradaban yang lengkap).





Blog, Updated at: 22.26

Nahdlatul Ulama (NU) dalam Berbangsa dan Bernegara

Peran Nahdlatul Ulama (NU) bagi perjalanan peradaban ke Indonesia-an tidak bisa  dipandang sebelah mata. Sikap akomodatif terhadap kebudayaan lebih di letakkan dalam rangka menunjukan bahwa agama (islam) selalu member peluang bagi tumbuh kembangya kebudayaan yang memang menjadi “naluri” masing-masing komunitas. Itu sebabnya, NU selalu merawat kebudayaan (local) sebagai alat untuk mengembangkan tradisi keagamaan yang berpahamkan Ahlussunah Waljamaah. Wajah agama (islam) yang ditawarkan NU adalah agama yang berwajahkan ke Indonesia-an. Sikap akomodatif ini tidaklah diambil berdasarkan memandang kebudayaan sesuatu yang hitam putih.
NU Sebagai  institusi tempat mengadu berbagai persoalan yang dihadapi dan tempat bernaung warganya, menurut Koordinator Forum Studi Agama dan Demokrasi (ForSAD) ini, harus melakukan langkah-langkah amaliah (praktis) yang nyata, dan tidak hanya kata-kata (qaul). Dan menjadikan pribadi NU contoh serta teladan dalam merespon realitas yang dihadapi masyarakat dengan senantiasa merasakan penderitaan warganya. Sehingga prinsip pokok mabadi khoriul ummah dan amar ma’ruf nahi munkar, yang betul-betul membumi.
Dari gagasan diatas adalah upaya penyelenggaraan memori dan memberikan motivasi bagi elit NU dari tingkat pengurus besar sampai pengurus ranting untuk selalu berkomitmen dan ikhlas dalam menggerakan NU sesuai semangat khittah, agar benar-benar membela kepentingan umat secara praktis dan tidak lagi terjebak politik praktis.





Blog, Updated at: 22.22